Jumat, 21 Januari 2011

TAKSONOMI DAN PENYEBARAN SERANGGA PENGGEREK KAYU


Taksonomi dari Serangga-serangga Perusak Kayu
Kingdom binatang terbagi ke dalam beberapa filum yang selanjutnya dibagi lagi ke dalam kelas-kelas, yang salah satunya adalah kelas insekta. Sekitar 70 – 80 % dari semua binatang yang ada berasal dari kelas ini, yang jumlahnya lebih dari sejuta spesies. Insekta dibagi-bagi lagi kedalam tiga puluh atau lebih ordo. Walaupun para ahli lainnya juga memasukkan beberapa ordo tambahan yaitu Hemiptera (kutu-kutuan) dan Diptera (lalat).
Walaupun demikian, secara garis besarnya biasanya dibuat berdasarkan hasil atau pengaruh yang diakibatkan dari penyerangannya pada kayu yang meliputi bentuk-bentuk seperti honey comb, bubuk kayu dan saluran-saluran. Bentuk penyerangan ini bersama dengan gambar penyerangan lainnya telah digunakan sebagai dasar kunci determinasi untuk identifikasi dari serangga penggerek kayu.

Statistik Hama di Bumi

Untuk mendapatkan data statistik tentang hama di bumi dalam hal ini dipakai kunci determinasi yang dibuat oleh Cymorek. Dalam hal ini juga kunci determinasi tersebut digunakan sebagai acuan untuk mengidentifikasi hama serangga kayu di 17 negara.

1. Kumbang Kayu Kering
Dari data yang diperoleh kumbang-kumbang yang paling sering merusak kayu kering adalah Anobium functatum, Hylotrupes bajulus, Lyctus sp., khususnya L. brunneus dan L. africarnus dan Xestobium rufovillosum yang merupakan anggota dari famili Anobiidae, Cerambydae dan Lyctidae.
Untuk jenis Anobium functatum dan Xestobium rufovillosum memperlihatkan tersebar luas di zona temperate dimana Anobidae lainnya lebih terbatas penyebarannya. Di Eropa bagian utara, Anobium pertinax menyebabkan masalah yang signifikan yaitu di Prancis, Ialia, Spanyol dan Portugal. Sedangkan di Jepang, Nicobium hirtum mempunyai penyebaran yang luas. Lyctus brunneus menyebar di Amerika Utara dan sekarang memperlihatkan penyebarannya di bagian lain di muka bumi ini. Minthea rugicollis memperlihatkan penyebaran yang sangat luas dan menyerang umumnya kayu daun lebar. Hylotrupes bajulus penyebarannya tidak luas, hanya terbatas pada daerah tenggara Inggris.
Di negara-negara tropis, jumlah spesies Bostrychid cukup banyak, termasuk Bostrycus capucinus (India, Spanyol), Dinoderus minitus (Australia, India, Jepang), Heterobostrychus (Afrika) dan H. aequalis (India). Sinoxylon anale merupakan hama kayu kering di India, walaupun dari hasil survey juga menyerang kayu segar.
Tabel 1 berikut adalah kumbang-kumbang perusak kayu yang umum dan tipe material yang secara khas diserang, kayu segar dan kayu kering, kayu keras dan kayu lunak.



2. Serangga Perusak Kayu Segar
Kerusakan pada kayu segar diakibatkan oleh anggota serangga terutama famili Cerabribydae, Platypodidae, Scolytidae dan hanya sedikit dari spesies Bostrychidae, Curculionidae, dan Lymexylonidae. Platypodidae dan Lymexylonidae biasa dikenal sebagai ambrosia.
Di Eropa dan Canada, kumbang Xyloterus lineatus (=Trypodendron lineatum) menyebabkan kerusakan yang tinggi pada kayu daun jarum. Spesies Xyloterus yang lain lebih sedikit merusak yaitu X. domesticus dan X. signathus. Di Scandinavia, spesies dari Ips (I. acuminatus dan I. typorapus) menyebabkan kerusakan pada kayu spruce. Di Brazil, kumbang Xylebros ferrugineus merupakan hama terbesar.
Di Eropa, Platypus cylindris menyebabkan kerusakan pada kayu daun lebar. Selain itu anggota genus yang lain (P. australis, Australia ; P. hintci, Nigeria) menyerang kayu di daerah yang bertemperatur panas.
Famili Lymexyloridae, Hylecolus dermestoides diketahui menyerang kayu daun lebar dan kayu daun jarum, menyebar di Eropa dan Siberia, meskipun di Inggris lebih banyak menyerang kayu daun jarum. Penyerangan serupa juga terjadi di Eropa dari jenis Lymexylon navale. Sedangkan pada kayu oak di Afrika Barat, yang menyerangnya adalah Atractocetus brevicornis dan A. crassicormis.

3. Rayap Penyerang Kayu Bangunan dan Kayu-kayu yang Terekspose
Penyebaran rayap secara umum terbatas pada 450 Lintang Utara sampai 450 Lintang Selatan, meskipun bermacam-macam spesies Porstermes dapat hidup pada temperatur lebih dingin (harris, 1971) dan dapat hidup di luar garis lintang di atas.
Harris juga mengatakan genera yang ditemui pada survey yang mereka lakukan adalah Mastotermes (Mastotermitidae), Cryptotermes, Kalotermes (Kalotermitidae), Heterotermes, Reticulitermes, Coptotermes (Rhinotermitidae), Microcerotermes, Nasutitermes dan Odontotermes (Termitidae).
Mastotermes darwiniensis hanya hidup terbatas pada daerah tropis Australia. Coptotermes terdapat di Asia Tenggara dan Australia. Genus Kalotermes nampaknya paling signifikan speseisnya sebagai penyebab kerusakan di daerah dari Barat Laut Eropa sampai Turki dan Israel.
Spesies Coptotermes banyak ditemukan di negara-negara Asia dan Australia sampai Hawai, Cina, Selandia Baru, Afrika Barat, Afrika Timur, beberapa negara-negara bagian Utara di Amerika Selatan dan di Barat India dan Bahana.
Termitidae merupakan famili rayap terbesar berdasarkan besarnya yang ditimbulkan dari spesiesnya, ditemukan 4 genera yaitu Microcerotermes, Macrotermes, Odontotermes dan Nasutitermes. Khusus untuk Microcerotermes diversus dapat ditemukan di Afrika Barat, Afrika Timur, dan Afrika Tengah serta Sudan. Nadsutitermes dapat ditemukan di Malaysia, daerah Tropis Australia, daerah tropis Amerika dan Srilangka.

4. Serangga Perusak yang Lain
Dari beberapa hasil survey diperoleh bahwa anggota-anggota Hymenoptera menimbulkan masalah tidak begitu besar pada kayu daripada Coleoptera dan Isoptera. Kerusakan terjadi karena aktivitas semut-semut kayu (Camponotus spp., Formicidae) dan tawon-tawon kayu (Sirex Spp. Dan Urocerus gigas ; Sincidae). Camponotus terdapat di Eropa, Canada, Asia dan Inggris, menyerang kayu daun jarum dimana lebih menyukai kayu awal karena lunak meskipun kadar air minimum kayu tersebut cocok bagi jamur perusak kayu.
Tawon-tawon kayu merupakan hama kayu daun jarum dan menyebar hampir di seluruh permukaan bumi.


Taxonomy and borers WOOD INSECT DISTRIBUTION
Taxonomy of Insects Destroyer Wood
Animal kingdom is divided into several phyla that further subdivided into classes, one of which is the class of insects. Approximately 70-80% of all the animals come from this class, numbering more than a million species. Insects were divided again into thirty or more orders. Although other experts also include several additional orders of Hemiptera (lice-alliance) and Diptera (flies).
However, by and large is usually made based on the results or effects resulting from the attack on the timber that includes forms such as honey comb, wood powder and channels. The form of this attack along with images of other attacks have been used as the basis of determination key for the identification of wood borer insects.

Statistics on Earth Pests
To obtain statistical data about the pests on earth in this case used the key determination made by Cymorek. In this case also the key determinant is used as a reference for identifying insect pests of wood in 17 countries.

1.Dry Wood Beetles
From the data obtained beetles are most often destructive dry wood is Anobium functatum, Hylotrupes bajulus, Lyctus sp., Especially L. brunneus and L. africarnus and Xestobium rufovillosum who are members of the family Anobiidae, Cerambydae and Lyctidae.
For this type of Anobium functatum and Xestobium rufovillosum show widespread in temperate zones where other Anobidae more limited distribution. In northern Europe, Anobium pertinax cause a significant problem that is in France, Ialia, Spain and Portugal. While in Japan, Nicobium hirtum has a wide distribution. Lyctus brunneus spread in North America and is now showing its spread in other parts of the world. Minthea rugicollis shows a very wide spread and attack the wood generally wide leaves.
Hylotrupes bajulus not spread widely, only limited to the area southeast of England.
In tropical countries, the number of species Bostrychid quite a lot, including Bostrycus capucinus (India, Spain), Dinoderus minitus (Australia, India, Japan), Heterobostrychus (Africa) and H.
aequalis (India). Sinoxylon anale is a pest of dry wood in India, although the survey results also attack the fresh wood.
Table 1 below is a wood destroying beetles are common and typical type of material which is attacked, fresh wood and dry wood, hardwood and softwood.

2. Fresh Wood Insect Destroyer
Damage to fresh wood caused by insects, especially family members Cerabribydae, Platypodidae, Scolytidae and few of the species Bostrychidae, Curculionidae, and Lymexylonidae. Lymexylonidae Platypodidae and commonly known as Ambrosia.
In Europe and Canada, the beetle Xyloterus lineatus (= Trypodendron lineatum) causes damage high on wooden needles. Xyloterus other species that are less damaging X. domesticus and X. signathus. In Scandinavia, the species of ips (I. acuminatus and I. typorapus) causes damage to the spruce wood. In Brazil, Xylebros ferrugineus beetles is the biggest pest.
In Europe, Platypus cylindris cause damage to the timber wide leaves. In addition, other members of the genus (P. australis, Australia; P. hintci, Nigeria) attacked the timber in hot temperature areas.
Family Lymexyloridae, Hylecolus dermestoides wide leaves are known to attack wood and wood needles, spread in Europe and Siberia, although in England more attacking wood needles. A similar attack occurred in Europe from the type Lymexylon navale. While the oak in West Africa, who attacked him is Atractocetus brevicornis and A. crassicormis.

3. Attackers Termites Wood Building and exposed timbers
The spread of termites in general is limited at 450 north latitude to 450 south latitude, although the various species Porstermes can live at colder temperatures (harris, 1971) and can live outside in the upper latitudes.
Harris also said genera found in surveys that they do is Mastotermes (Mastotermitidae), Cryptotermes, Kalotermes (Kalotermitidae), Heterotermes, Reticulitermes, Coptotermes (Rhinotermitidae), Microcerotermes, Nasutitermes and Odontotermes (Termitidae).
Mastotermes darwiniensis live only limited to tropical regions of Australia. Coptotermes found in Southeast Asia and Australia. Genus Kalotermes speseisnya seems most significant as a cause of damage in the area of North West Europe through Turkey and Israel.
Coptotermes species are found in countries of Asia and Australia to Hawaii, China, New Zealand, West Africa, East Africa, some countries of northern South America and in Western India and Bahana.
Is the largest termite Termitidae family based on the amount generated from the species, found 4 genera namely Microcerotermes, Macrotermes, Odontotermes and Nasutitermes. Especially for Microcerotermes diversus can be found in West Africa, East Africa, and Central Africa and Sudan. Nadsutitermes can be found in Malaysia, Tropical Australia, tropical America and Sri Lanka.

4. Other Insect Destroyer
From the survey results showed that some members of the Hymenoptera cause problems not so great on wood than Coleoptera and Isoptera. Damage occurs because the activity of wood ants (Camponotus spp., Formicidae) and wood wasps (Sirex Spp. And Urocerus gigas; Sincidae). Camponotus found in Europe, Canada, Asia and Britain, attacking timber in which the needle leaves early prefers wood because despite soft minimum moisture content of wood is suitable for wood destroying fungi.
Wood wasps are pests needle leaf wood and spread almost all over the surface of the earth.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons