Minggu, 30 Januari 2011

Macam-Macam Bakteri

Dalam subbab ini akan dibahas tentang bakteri berdasarkan cara memperoleh makanannya dan kebutuhan oksigennya.

1. Bakteri Heterotrof
Bakteri heterotrof adalah bakteri yang hidup dan memperoleh makanan dari lingkungannya karena tidak dapat membuat makanan sendiri. Bakteri ini dapat hidup secara saprofit dan parasit.
Bakteri saprofit adalah bakteri yang hidup pada jasad yang sudah mati, misalnya, sampah, bangkai, atau kotoran. Bakteri ini sering disebut sebagai bakteri pembersih karena dapat menguraikan sampah-sampah organik sehingga menguntungkan bagi manusia, contohnya, bakteri
Eschericia coli yang berperan sebagai pembusuk sisa makanan dalam usus besar dan bakteri Lactobacillus garicus yang berperan dalam pembuatan yogurt.
Bakteri parasit adalah bakteri yang hidup menumpang pada makhluk hidup lain. Bakteri ini biasanya bersifat merugikan makhluk hidup yang ditumpanginya karena dapat menimbulkan penyakit. Contoh penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini, antara lain, kolera disebabkan oleh bakteri Vibrio cholerae, TBC disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis, disentri disebabkan oleh bakteri Shigella dysenterriae,
sifilis disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum, dan radang paruparu (pneumoniae) disebabkan oleh bakteri Diplococcus pneumoniae. Penularan penyakit yang disebabkan oleh bakteri dapat melalui makanan, minuman, pernapasan, ataupun kontak langsung dengan penderita, baik secara langsung maupun tidak langsung.

2. Bakteri Autotrof
Bakteri autotrof adalah bakteri yang dapat membuat makanannya sendiri. Berdasarkan asal energi yang digunakan, bakteri autotrof dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bakteri yang bersifat kemoautotrof dan bakteri yang bersifat fotoatotrof.
Bakteri kemoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari reaksi-reaksi kimia, misalnya, proses oksidasi senyawa tertentu. Contohnya, bakteri nitrit dengan mengoksidkan NH3, bakteri nitrat dengan mengoksidkan HNO2, bakteri belerang dengan mengoksidkan senyawa belerang, Nitosococcus, dan Nitrobacter.
Bakteri fotoautotrof adalah bakteri yang membuat makanannya dengan bantuan energi yang berasal dari cahaya matahari. Bakteri ini adalah bakteri yang mengandung zat warna hijau sehingga dapat melakukan fotosintesis, seperti tumbuhan hijau. Contohnya bakteribakteri yang mempunyai zat warna, antara lain, dari golongan Thiorhodaceae (bakteri belerang berzat warna).
Berdasarkan kebutuhan oksigennya, bakteri dapat dibedakan menjadi bakteri aerob dan bakteri anaerob.
a.  Bakteri Aerob
Bakteri aerob adalah bakteri yang hidupnya memerlukan oksigen bebas. Bakteri yang hidup secara aerob dapat memecah gula menjadi air, CO2, dan energi. Bakteri aerob secara obligat adalah bakteri yang mutlak memerlukan oksigen bebas dalam hidupnya, misalnya, bakteri Nitrosomonas.
b. Bakteri Anaerob
Bakteri anaerob adalah bakteri yang dapat hidup tanpa oksigen bebas, misalnya, bakteri asam susu, bakteri Lactobacillus bulgaricus, dan Clostridium tetani. Akan tetapi, jika bakteri tersebut dapat hidup tanpa kebutuhan oksigen secara mutlak atau dapat hidup tanpa adanya oksigen, bakteri itu disebut bakteri anaerob fakultatif.





Kind of Bacteria
In this section we will discuss about the bacteria on how to obtain food and oxygen needs.
1.      Heterotrophic bacteria
Heterotrophic bacteria are bacteria that live and obtain food from their environment because they could not make their own food. These bacteria can live in a saprophyte and parasite.
Saprophyte bacteria are bacteria that live on a dead body, for example, garbage, carrion, or dung. This bacterium is often referred to as bacterial cleanser because it can describe the organic waste so beneficial for humans, for example, bacteria
Eschericia coli that acts as the decomposition of food residue in the colon and the bacteria Lactobacillus garicus that play a role in making yogurt.
Bacteria are bacteria that live parasites riding on other living things. These bacteria are usually detrimental to a host of living beings because it can cause disease. Examples of diseases caused by these bacteria, among others, cholera caused by Vibrio cholerae bacteria, tuberculosis is caused by the bacterium Mycobacterium tuberculosis, dysentery caused by Shigella bacteria dysenterriae,
Syphilis is caused by the bacterium Treponema pallidum, and inflammation of the lungs (pneumonia) caused by the bacterium Diplococcus pneumoniae. Transmission of diseases caused by bacteria can be through food, drinks, breathing, or direct contact with patients, either directly or indirectly.

2.      Bacteria Autotroph
Autotroph bacteria are bacteria that can make its own food. Based on the origin of the energy used, Autotroph bacteria can be distinguished into two types of bacteria that are kemoautotrof and bacteria that are fotoatotrof.
Kemoautotrof bacteria are bacteria that make food with the help of energy derived from chemical reactions, for example, the process of oxidation of certain compounds. For example, bacteria oxidize nitrite with NH3, HNO2 bacteria oxidize nitrate, sulfur bacteria to oxidize sulfur compounds, Nitosococcus, and Nitrobacter.
Fotoautotrof bacteria are bacteria that make food with the help of energy derived from sunlight. This bacterium is a bacterium that contains a green dye that can perform photosynthesis like green plants. For example bakteribakteri that have dyes, among others, from among Thiorhodaceae (color berzat sulfur bacteria).
Based on the need of oxygen, the bacteria can be divided into aerobic and anaerobic bacteria.

a.      Aerob Bacteria
Aerobic bacteria are bacteria that require oxygen-free life. Bacteria that live in aerobic to break down sugar into water, CO2, and energy. The bacteria are obligate aerobes are bacteria that absolutely require free oxygen in his life, for example, bacteria Nitrosomonas.
b.      Anaerobic Bacteria
Anaerobic bacteria are bacteria that can live without free oxygen, for example, lactic acid bacteria, Lactobacillus bulgaricus bacteria, and Clostridium tetani. However, if the bacteria can live without oxygen demand in absolute or can live without oxygen, the bacteria are called facultative anaerobic bacteria.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons