Minggu, 28 November 2010

KUALITAS CAHAYA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN



Oleh: Agus Yadi Ismail, MSi
Cahaya merupakan salah satu dari faktor lingkungan yang diperlukan dan sangat berperan untuk perkembangan dan pertumbuhan tanaman/pohon. Alasan utama tentu saja karena cahaya membantu dalam proses potosintesis. Lagi pula, cahaya mempengaruhi perkembangan fototrofisme. Cahaya yang dapat terlihat merupakan satu bagian kecil (kira-kira 400-700 nm) dari spektrum radiasi matahari penuh.
Secara fisiologis, cahaya mempunyai pengaruh langsung maupun tidak langsung terhadap pertumbuhan tanaman/pohon. Pengaruh secara langsung terjadi pada metabolisme melalui proses fotosintesis, sedangkan proses tidak langsung melalui pertumbuhan dan perkembangan tanaman, keduanya sebagai akibat respon metabolik yang langsung. Fotosintesis merupakan proses yang penting bagi tanaman dalam rangka suplai energi.
Energi radiasi yang tersedia untuk fotosintesis dibumi berasal dari matahari. Setiap energi yang digunakan, secara langsung maupun tidak langsung, berasal dari radiasi matahari untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman/pohon.
Banyak pengaruh-pengaruh stimulasi yang dipacu oleh cahaya terhadap perkembangan dan pertumbuhan tanaman/pohon, khususnya terhadap diferensiasi organ dan jaringan. Klorofil melalui kemampuannya untuk mengabsorbsi energi yang dipancarkan oleh matahari dan mengkonversinya menjadi energi kimia yang disimpan dalam molekul gula sederhana, menyajikan hubungan keterkaitan yang erat antara seluruh organisme tanaman dengan energi matahari.

Kualitas Cahaya
Radiasi energi yang diterima oleh bumi dari matahari berbentuk gelombang elektromagnetik yang bervariasi panjangnya yaitu dari 5000-290 milimikron. Rangkaian spektrum matahari ini dapat dikelompokan berdasarkan panjang gelombangnya. Cahaya mempunyai sifat gelombang dan sifat partikel.
Cahaya hanya merupakan bagian dari energi cahaya yang memiliki panjang gelombang tampak bagi mata manusia sekitar 390-760 nanometer. Sipat partikel cahaya biasanya diungkapkan dalam pernyataan bahwa cahaya itu datang dalam bentuk kuanta dan foton, yaitu paket energi yang terpotong-potong dan masing-masing mempunyai panjang gelombang tertentu.
Cahaya memberikan energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan tanaman/pohon secara langsung melalui tumbuhan hijau atau melalui organisme lain, hal ini tergantung kepada zat-zat organik yang disintesa oleh tumbuhan hijau. Kualitas cahaya berkaitan erat dengan panjang gelombang, dimana panjang gelombang ungu dan biru mempunyai foton yang lebih berenergi bila dibanding dengan panjang gelombang jingga dan merah. Kualitas cahaya dibedakan berdasarkan panjang gelombang menjadi.
· Panjang gelombang 750-626 mu adalah warna merah.
· Panjang gelombang 626-595 mu adalah warna orange/jingga.
· Panjang gelombang 595-574 mu adalah warna kuninga.
· Panjang gelombang 574-490 mu adalah warana hijau.
· Panjang gelombang 490-435 mu adalah warna biru.
· Panjang gelombang 435-400 mu adalah warna ungu.
Semua warna-warni dari panjang gelombang ini mempengaruhi terhadap fotosintesis dan juga mempengaruhi terhadap pertumbuhan dan perkembangan pohon baik secara generatif maupun vegetatif, tetapi kuning dan hijau dimanfaatkan oleh tanaman sangat sedikit, panjang gelombang yang paling banyak diabsorbsi beada di wilayah violet sampai biru dan orange sampai merah.
Variasi harian dan variasi musiman tidak hanya mempengaruhi masukan energi, tetapi juga suatu masukan faktor periode yang penting. Panjang siang hari pada waktu yang berbeda dalam satu tahun, untuk organisme yang non tropis dan merupakan indikator yang paling dapat dipercaya dan sebagian besar tanaman bersifat fotoperiodik. Irradiasi langsung pada dini hari dan senja hari mengandung banyak radiasi panjang gelombang yang disebabkan oleh celah atmosfer yang lebih panjang dan berakibat penghamburan gelombang pendek.

QUALITY OF LIGHT AND PLANT GROWTH
By: Agus Yadi Ismail, MSi
Light is one of the necessary environmental factors and was instrumental to the development and growth of plants / trees. The main reason, of course, because the light helps in the process potosintesis. Besides, the light affects the development fototrofisme. The light can be seen is one small part (approximately 400-700 nm) of full spectrum solar radiation.
Physiologically, the light has a direct or indirect influence on the growth of plants / trees. Direct influence on metabolism occurs through the process of photosynthesis, while the indirect process through plant growth and development, both as a direct result of the metabolic response. Photosynthesis is an important process for the plant in order to supply energy.
Radiation energy available for photosynthesis on Earth comes from the sun. Any energy used, directly or indirectly, derived from solar radiation to the growth and development of plants / trees.
Many influences are driven by light stimulation on the development and growth of plants / trees, particularly on organ and tissue differentiation. Chlorophyll through its ability to absorb energy emitted by the sun and convert it into chemical energy stored in simple sugar molecules, presents a close linkage relationship between the whole organism of plants with solar energy.
Light Quality
Energy radiation received by earth from the sun in the form of electromagnetic waves that vary in length from 5000-290 milimikron. The series of the solar spectrum can be grouped according to their wavelengths. Light has wave properties and particle properties.
The light energy is only part of which has a wavelength of light visible to human eyes around 390-760 nanometers. Carpenter's light particles are usually disclosed in the statement that it comes in the form of light quanta and photons, the energy package is cut into pieces and each has a specific wavelength.
Light provides the energy needed for plant growth / trees directly through green plants or through other organisms, this depends on the organic substances are synthesized by green plants. The quality of light is closely related to the wavelength, where the purple and blue wavelength photons have more energy when compared with orange and red wavelengths. The quality of light becomes distinguishable on the basis of wavelength.
  • Wavelength of 750-626 mu is the color red.
  • Wavelength of 626-595 mu is the color orange / orange.
  • Wavelength is the color of your yellow 574
  • Wavelength warana 574-490 mu is green.
  • Wavelength of 490-435 mu is blue.
  • Wavelength of 435-400 mu is the color purple.
All the colors of this wavelength affects photosynthesis and also affect tree growth and development both in generative and vegetative, but yellow and green plants utilized by very few, at most wavelengths in the region absorbed difference violet to blue and orange until red.
Daily variation and seasonal variation not only affects the energy input, but also an important input factor that period. The length of daylight at different times in one year, for non-tropical organisms and is an indicator of the most reliable and most of the plants are photoperiod. Direct irradiation at dawn and dusk contain many wavelengths of radiation caused by a longer gap atmosphere and result in short-wave scattering.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons