Kamis, 03 Maret 2011

Fosil Ungkap Perilaku Seks Kutu Purba



Sepasang kutu purba yang tengah berhubungan seksual terperangkap dan membeku jadi fosil dalam batu ambar. Hubungan seksual tersebut unik karena menampilkan perilaku seks yang dominasi betina atau berlawanan dengan perilaku kutu saat ini.
Pada spesies-spesies kutu modern, jantan biasanya yang memegang peranan dalam hubungan badan. Jantan mengancam betina agar tidak berhubungan dengan jantan lain. Kutu jantan bahkan punya organ yang bisa mengaitkan kutu betina untuk memaksa betina berhubungan badan.
Dengan temuan baru ini, ternyata seks pada kutu tidak selalu didominasi jantan. Bahkan, para ilmuwan memperkirakan kalau peran jantan dan betina pada kutu purba terbalik dengan peran pada kutu modern.
"Betina pada spesies ini punya kontrol saat berhubungan badan," kata Pavel Klimov, ilmuwan peneliti dari University of Michigan Museum of Zoology.
Betina dari spesies kutu purba yang ditemukan, Glaesacarus rhombeus, malah memiliki organ perekat yang bisa memaksa pasangan berhubungan seksual. Klimov bahkan menggambarkan organ tersebut sebagai alat hubungan badan yang berfungsi seperti penis.
Perubahan peran dalam hubungan seksual ini, menurut para peneliti, merupakan bagian dari perjuangan untuk menurunkan gen ke generasi berikutnya. "Inilah sebuah siklus evolusi yang pada beberapa kasus bisa sangat ekstrem seperti kutu ini," kata ilmuwan. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)


Fossils Reveal Ancient Bug Sex Behavior
A pair of ancient lice middle intercourse became trapped and frozen in amber fossils. Sexual relationship is unique because it shows that the dominance of female sexual behavior or behavior contrary to the current infestation.
In modern flea species, males are usually playing a part in intercourse. Male female threatened not to relate to other males. Male lice even have organs that can associate a female flea to force the female sex.
With these new findings, it was sex on the lice do not always dominated by males. In fact, scientists estimate that male and female roles in ancient louse infestation inversely with the role of the modern.
"Females in these species have control during intercourse," said Pavel Klimov, research scientist at the University of Michigan Museum of Zoology.
Females of the species found in ancient lice, Glaesacarus rhombeus, instead have adhesives organs that could force sex couples. Klimov even described the organ as a means of intercourse that functions like a penis.
Changes in the role in this sexual relationship, according to the researchers, is part of the struggle to lose genes to the next generation. "This is a cycle of evolution which in some cases can be quite extreme as this flea," said the scientist. (National Geographic Indonesia / Alex Pangestu)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Powerade Coupons